The actual Reds sukses mengantongi angka penuh usai unggul abri 1-0 di markas Everton. Manajer The Reds Juergen Klopp tidak bisa ekstra gembira lagi.

Di Goodison Park, Selasa (20/12/2016) dinihari WIB, pertandingan babak terutama berakhir tanpa ada tembakan ke arah gawang yang masing-masing tim. Namun, perubahan terjadi pasca restart dimana diakhiri dengan gol Sadio Mane di injury time period untuk memenangkan tim tamu.

Secara keseluruhan, The Yellows memang lebih dominan. Mengantongi 68% ball possession, The particular Reds menciptakan 11 percobaan (4 mengarah ke gawang) sedangkan The Toffees cuman melahirkan 6 percobaan (1 mengarah ke gawang).

“Laga tadi cukup intens, seandainya kami amat gembira serta pantas unggul di seorang pertandingan yang sulit, ” ujar Klopp kepada Sky Sporting activities. “Hal terpenting yang sanggup Anda lakukan di malam seperti ini adalah unggul dan Anda melihat begitu gembiranya fans kami. ”

“Kami toh tidak beragam membiarkan lawan membuat kesempatan, saya bahkan tidak ingat satu peluang dari Everton. Rencana Everton adalah football yang gila. Mereka mengejar kami ke manapun, paling sulit bermain melawan dalam seperti ini. ”

“Awalnya kami tidak mampu. Kami akan lebih baik untuk merespons permainan ini dalam sedikit bulan. Tapi kami sebaiknya di babak kedua, kami mestinya bisa mencetak tanto lebih awal tapi semestinya saya tidak peduli, ”ceplos manajer asal Jerman indonesia.

Kemenangan The Reds \ lepas dari peran Daniel Sturridge, yang masuk menggantikan Divock Origi di durasi 82. Diawali dari tembakan mendatar Sturridge yang menghantam tiang gawang, bola lantas dicecar Mane untuk diselesaikan dengan sontekan dari jarak dekat.

“Kami butuh seseorang yang bisa menembak lalu Daniel Sturridge melakukannya, ” terang Klopp.

“Kalau Member hanya memenangi pertandingan semasa Anda bermain bagus oleh sebab itu Anda tidak akan memenangi banyak pertandingan. Tadi yaitu sebuah pertempuran dan kami sudah siap untuk tersebut. ”