Badan sepakbola Spanyol mengeluarkan pengumuman yang menggembirakan, Jumat 16 Desember 2016. Disebutkan bahwa tidak ada pemain di dua divisi tertinggi, yang mengeluh tidak menerima gaji mereka sepanjang musim 2015/2016.
Dilansir dari Reuters, sebelumnya keluhan soal gaji pada asosiasi pemain (AFE), telah menjadi hal umum dalam sepakbola Spanyol. Terutama dengan banyaknya klub-klub yang terkena masalah dalam beberapa tahun terakhir, akibat krisis ekonomi di Eropa.
Puncak pelaporan disebut terjadi pada musim 2014/2015, dengan 60 pemain tidak dibayarkan gajinya, senilai total tujuh juta euro. Musim lalu keluhan tetap ada, tapi berkurang menjadi tinggal 10 persen atau enam pemain, dengan nilai total 493.954 euro.
La Liga mengklaim tidak ada komplain musim ini, bahkan sejak Desember 2015. Berkurangnya masalah pembayaran gaji, disebut berkait distribusi pendapatan dari hak siar televisi, yang mulai dilakukan terpusat oleh Presiden La Liga Javier Tebas.
Peraturan juga dibuat untuk mengatur kestabilan anggaran, dengan hukuman bagi tim-tim yang melebihi batas gaji yang ditetapkan pada setiap awal musim. Melalui pernyataan resmi, La Liga mengatakan telah memenuhi cita-cita lama dalam hal manajemen keuangan.
Pemerintah Spanyol Sita Rumah Alexis Sanchez
Bintang Arsenal Alexis Sanchez, sedang menjadi sasaran penyelidikan terkait penggelapan pajak, yang dilakukannya saat masih bermain di Barcelona. Otoritas Spanyol disebut telah menyita rumah mewahnya, sebagai bagian dari penyelidikan.
Dikutip dari Sports Mail, Sabtu 17 Desember 2016, Sanchez disebut belum membayar pajak sebesar 3.702.540 euro. Itu terkait dengan keberadaannya di Barcelona, antara 2011-2013 sebelum bergabung dengan Arsenal pada 2014.
Salah satu tuntutan yang diarahkan pada Sanchez, adalah menggelapkan penjualan citra dirinya melalui sebuah perusahaan di Malta, Numidia Trading. Sanchez sebelumnya juga telah dituding menggelapkan dana £827.000, dengan mengalihkan pendapatannya lewat perusahaan di luar negeri.
Tindakannya itu dituding sebagai upaya menghindari pembayaran pajak yang besar. Sanchez adalah kasus terbaru, setelah penyelidikan kasus pajak yang juga mendera sederet pemain Barcelona lain, seperti Javier Mascherano, Lionel Messi, dan Samuel Eto’o.
Sanchez yang merupakan pemilik 99 persen saham Numidia Trading, terungkap memiliki rumah mewah empat kamar tidur di Spanyol, dan kini telah disita otoritas Spanyol. Sanchez melalui agennya, telah membantah tuduhan penggelapan pajak.
Penyerang asal Cile, itu mengklaim selalu mematuhi setiap hukum di Spanyol, serta negara-negara lain tempatnya bekerja.