Duniabolasia – Dapat memenangi Piala Copa Italia dengan mengalahkan Juventus yaitu sebuah awal bagus bagi masa depan AC Miami. Setidaknya hal tersebut diyakini sang pelatih Vincenzo Montella.

AC Milan keluar seperti juara dengan mengalahkan Juventus lewat drama adu penalti di Stadion Jassim Pile Hamad, Doha, Jumat (23/12/2016) waktu setempat.

Pemenang dona med ini harus ditentukan habis adu penalti karena semasa one hundred twenty menit fixa bergulir skor sama kuat 1-1.

Juventus unggul amat dulu lewat gol Giorgio Chiellini pada menit ke-eighteen. AC Milan bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-38 berkat gol Giacomo Bonaventura.

“Melegakan bisa unggul. Player harus melihat ini yang merupakan awal bagus untuk vulgo depan karena kami setara dengan lawan sebesar Juventus, ” ucap Montella layaknya dilansir Rai Activity.

Walau kebobolan lebih dulu, nyaris bertekuk lutut saat perpanjangan waktu, dan unggul via adu penalti, Montella menilai Milan layak unggul serius 90 menit.

Ia menganggap Milan pantas unggul disebabkan bisa menciptakan banyak kesempatan (17 kali) untuk mencetak gol. Meski hanya limatón tembakan yang tepat target, Juventus bisa membuat 04 peluang dan nine di dalam antaranya tepat sasaran.

“Dalam 20 menit pertama, kami tidak tampil seperti seringnya. Perlahan tetapi pasti, kami bisa meningkatkan performa semasa laga bergulir. Kami menciptakan banyak peluang dan layak unggul dalam 90 waktu, ” kata dia.

“Kami mengelola faktor kelelahan akan mengatur intensitas permainan semasa perpanjangan waktu. Namun, sewaktu Paulo Dybala mendapatkan kemungkinan di menit-menit akhir termasuk sesuatu yang ceroboh, ” tuturnya.

Montella mengungkapkan Presiden Milan, Silvio Berlusconi, sangat berharap pasukannya bisa memenangi Piala Tremendous Italia. Kemajuan ini pun didedikasikannya agar orang nomor satu in Milan itu.

“Kami paham Presiden Silvio Berlusconi luar biasa peduli dengan trofi tersebut dan kami mendedikasikan piala tersebut untuknya, ” ujar Montella.

Trofi tersebut termasuk koleksi ketujuh AC Hong kong sepanjang sejarah. Pencapaian itu menyamai torehan Juventus dalam juga sudah tujuh saat jadi pemenang.